Spesifikasi Detail kWh Meter Prabayar dengan SmartCard

Posted: April 15, 2008 in Listrik
Tag:, , , , , , , , ,

KWH Meter Prabayar

kWh Meter Prabayar dengan SmartCard

Spesifikasi Teknis
Standar Internasional : IEC 62052-11IEC 62053-21/SPLN 57-4*
Akurasi : Kelas 1.0
Pengkawatan : Satu Fasa 2 kawat
Tegangan Nominal : 230 V AC
Arus Dasar (lb) : 5A (default) atau 10A atau 20A *
Arus maksimum : 20A(default) atau 40A atau 100A*
Starting Current : 0, 4 % of Ib
Maximum Continuous Current : 400% of Ib
Display : 6 + 2 digit LCD
Power faktor : 0.5 lag-unity-0.8 lead
Frekuensi : 50 Hz ± 5%
Frekuensi Nominal : 50 Hz
Indikasi metrologi : Led warna merah
Suhu Penyimpanan : 0°C to +85°C
Temperatur : 0°C to +70°C
Satuan skala terkecil LCD : 10 Watt
Alarm Status : Led warna kuning F1
Reverse Energy Status : Led warna kuning F2

Display Menu
1. Sisa kWh
2. Sisa Nominal Rupiah
3. Status Tusbung
4. Status Alarm sebelum sisa nominal kWh habis
5. Status Isi Ulang kWh

Anti Tempering (Anti Pencurian Listrik/ Pemutusan Otomatis)
1. Pemutusan Line Netral baik sebelum dan sesudah kWh meter
2. Pembalikan Fasa
3. Pembatas daya sebagai secondary MCB apabila MCB rusak atau sengaja dihubungkan untuk menambah daya secara illegal.
4. Injeksi Arus
5. Penggunaan magnet permanen untuk mensaturasi arus pada trafo arus.

Standar Komunikasi
Tipe : Smart Card
Standar : IEC 7816
Kontrol
Pemutusan dilakukan setelah Sisa KWH = 0 atau Nol Rupiah

Harga 1,5juta sudah termasuk biaya pasang. Hubungi dr.osmond di 08128195542 atau 021-68034655

Komentar
  1. Paijo mengatakan:

    Ah…. Bikin repot aja….
    klo pas habis KWHnya, kebetulan pas lagi penting banget, kita wajib isi lagi, perlu waktu isi juga…
    wong kita udah bayar full aja… listrik padam terus, katanya bergilir lah, ini lah, itu lah….
    alat ini dikhususkan untuk KOS-KOSan.. atau persewaan kamar aja…

  2. juhaeni mengatakan:

    KWH meter digital Prabayar secara teknologi memang ok gaul tuh,akan tetapi dgn adanya teknologi, rakyat kecil yg awam teknologi sering jadi korban biokrasi yg berbelit-belit ulah virus oknum. bagi semua yg kerja melayani masyarakat bekerja yg ihklas agar dpt pahala.ingat amanat UUD45,dan didunia sementara diakhirat selamaya.

  3. Alwi mengatakan:

    Bagus jadi kita lebih selektif memakai listrik dan bila klo habis kwhnya pas lagi acara penting itu nama nya kita kurang bisa mengatur waktu dan uang dan juga bodoh. sampai kapan kita bodoh terus koq nggak berfikir cermat dan hemat. jangan salahkan teknologi salahkan diri sendiri kenapa nggak bisa mengikuti perkembangan kemajuan teknologi.

  4. arif mengatakan:

    Apakah pengisian voucher sudah bisa dilakukan secara elektrik, seperti pengisian pulsa elektrik pada pulsa handphone.Sudahkah dikembangkan atau memang sudah ada.mohon jawabannya via email .tks

  5. yudha mengatakan:

    Saya tertarik dengan produk ini, pengalaman rekan kerja kami dari apartemen yang lain (sebelumnya mereka bekerja) sangat direpotkan dengan kebutuhan mendesak apabila tiba tiba habis “pulsa” sebelum waktunya atau tengah malam, Selain itu kerepotan user untuk harus datang beli “pulsa” ke kasir pengelola.
    Apakah ada solusinya dari produk anda ini.

    Info tambahan, saya manager engineering di perusahaan pengelola property Grup Bakrie, sedang mengembangkan jenis usaha termasuk produk anda.
    terimakasih.

  6. sapy mengatakan:

    yo mbok bersukur kan sdh ada kemajuan teknologi….
    kita manfaatkan dan kita perbaiki sedikit demi sedikit
    begitu brow….!!!!!

  7. Hafizh mengatakan:

    nah kaya gini donk. baru namanya efisien, meski pemadaman bergilir ga kena biaya

  8. Yermia mengatakan:

    mohon informasi selengkapnya ,saya ada minat untuk beli 87 unit ,mohon segera kontak saya di email di tunggu secepatnya

  9. hamid mengatakan:

    Saya Mau Bertanya, Yang Mana Lebih Hemat Dengan Memakai Kwh yang lama atau yang kwh sistem prabayar? mohon infonya….

    • osmondconsulting mengatakan:

      Hematnya Sama saja. KWH Prabayar hanya memudahkan PLN dalam masalah pembayaran Listrik. Jika pelanggan PLN sekarang sudah memakai KWH analog yang lama, biarkan saja. Nggak usah di ganti. Ini hanya di tujukan untuk pelanggan yang baru. Anjuran mengganti KWH biasa ke Prabayar adalah lebih di tujukan ke pengelola Apartemen, Ruko, Pasar, Mall. Jadi lebih memudahkan pengelola dalam pengurusan tagihan. jadi kalau nggak beli pulsa ya salah si penyewa apartemen, maka listrik akan mati sendiri. demikian.

      • ba chan mengatakan:

        Setahu saya memakai KHW prabayar tentu lebih hemat karena qta bisa lebih selektif lagi untuk menggunakan listrik.. ibarat Pulsa Hp yg udh mau sekarat, qta memakainya secara irit ditambah lagi dgn kondisi ekonomi yg ga memungkinkan… ini otomatis lebih irit dan hemat… Dan setahu saya juga, bila pelanggan lama ingin menggantinya pun ga masalah klo ada biayanya. dan “BUKAN HANYA MEMUDAHKAN PLN DALAM MASALAH PEMBAYARAN LISTRIK” yang terpenting adalah “UNTUK MENGHEMAT LISTRIK”….

      • rizal jk mengatakan:

        saya mau tanya tingkat pencurian tinggi dak

  10. andri mengatakan:

    Dear Pak Osmond…..bagaimana kita mengetahui jika kwh meter tersebut sudah di tera dengan baik dan benar….??

    Karena saya coba amati di rumah saya….pemakaian banyak dan tidak sama saja….sehari bisa kena 9 – 10 kwh.

    padahal penggunaan energi listrik jauh lebih kecil dari rumah saya yang sebelumnya menggunakan kwh analog konvensional..

    mohon penjelasannya….

    Terima Kasih..

  11. papiakbar mengatakan:

    Teknologi baru ini bagus kok,. Efisien baik bagi PLNnya maupun konsumennya. Efektif digunakan baik untuk rumah maupun kantor/usaha. Soal mana yang lebih hemat, mana lebih untung, mana lebih praktis, bisa dilihat lebih jelas di http://www.pln.co.id/?p=47

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s