KWh ELEKTRONIK (DIGITAL) PRABAYAR BERBASIS SMART CARD

Posted: April 15, 2008 in Listrik, Uncategorized
Tag:, , , , , , , , ,

Chip card adalah suatu jenis kartu alat pembayaran yang semakin populer seiring dengan kemajuan teknologi mikroelektronika serta semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap alat pembayaran yang praktis. Kehadiran chip card tidak dapat dihindari dimana penggunaannya semakin luas baik volume maupun lingkup aplikasinya. Salah satu kemungkinan aplikasi chip card adalah sebagai alat bayar konsumsi energi listrik. Kebutuhan produk KWH meter baru mencapai 2 juta unit per tahun untuk konsumsi pasar Indonesia.
Untuk dapat menggunakan chip card sebagai alat bayar pemakaian energi listrik perlu dikembangkan KWh meter elektronik berbasis chip card dengan lisensi produk dalam negeri. Tiga kegiatan yang berbeda yang telah dilakukan secara paralel oleh tim peneliti Riset Unggulan Strategis Nasional Teknologi Informasi dan Mikroelektronika (Rusnas TIMe) Pusat Mikroelktronika ITB yaitu 1. Pengembangan alat ukur KWh elektronik, 2.Pengembangan sistem chip card, dan 3. Pengembangan perangkat lunak transaksi elektronik berbasis chip card. Pentajaman penelitian diutamakan pada pengembangan KWh meter adalah aspek pengukuran dan metrologi yang akurat mengacu pada standard dan kalibrasi formal yang berlaku sesuai sertfikasi dan stadard LMK PLN & IEC. Diantara kesulitan yang diantisipasi pada pengembangan KWH meter elektronik adalah pada bagian sensor daya dan sistem pengkondisi sinyal, terutama dalam hal pemilihan bahan transducer sebagai ujung tombak alat ukur. Transaksi elektronik lebih menyangkut pengembangan software yang melibatkan multi disiplin yaitu menyangkut aspek hukum, dagang, keamanan transaksi, serta keandalan sistem.

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh oleh Pengelola Gedung dari penggunaan KWh meter pra-bayar di antaranya adalah:
1. Mendapatkan uang kas lebih awal sebelum listrik diproduksi dan digunakan, sehingga dapat menambah likuiditas perusahaan ini.
2. Pengendalian transaksi lebih mudah sehingga mengurangi kemungkinan tagihan yang tidak terbayar dan pencurian listrik. Pemasaran listrik prabayar ini dapat juga diserahkan pada pihak ketiga.
3. Pengurangan overhead atau biaya yang diperlukan untuk pengecekan konsumsi listrik ke rumah-rumah atau konsumen lainnya.
Sedangkan bagi konsumen, sistem ini juga dapat menguntungkan karena:
1. Pengendalian penggunaan listrik dapat lebih baik, karena pembayaran yang dilakukan diawal dapat digunakan untuk membatasi konsumsi.
2. Perbaikan sistem pengukuran karena perangkat elektronik yang digunakan adalah elektronis dengan ketelitian dan keamanan yang lebih tinggi.
3. Mengurangi kesalahan penagihan yang disbabkan human error.

CARA KERJA KWh PRABAYAR SMART CARD
Spesifikasi produk yang dikembangkan telah didiskusikan dan dikembangkan bersama pihak pengguna PLN dan Penelola Gedung (flat,apartmen) dimana produk harus sedemikian hingga sesuai dengan kondisi lingkungan alam Indonesia yang basah ekstrim, panas ekstrim, intensitas dan populasi petir yang tinggi dan yang paling khas adalah dapat mendeteksi sambungan daya ilegal.
Chip card dapat digunakan sebagai alat pembayaran rekening listrik dengan mengembangkan KWh meter Elektronik Digital yang dilengkapi dengan perangkat pembaca kartu serta perangkat transaksi lunak berbasis smart card. KWh meter akan beroperasi berdasarkan nilai kredit yang dimasukkan (download) dari chip card kedalam register KWh, dan selanjutnya nilai kredit tersebut dijadikan acuan untuk mengontrol bekerjanya KWh meter. Nilai kredit didalam register akan dikurangi secara bertahap sebanding dengan nilai energi listrik yang telah dikonsumsi (digunakan).
Jika isi register telah habis maka KWh meter harus segera diisi kembali (misal; register sisa pulsa 10%) maka ada alarm (LED ON), dan jika setelah jangka waktu yang telah ditetapkan belum juga diisi nilai kreditnya maka KWh meter akan memutus saklar pemutus atau Internal Contactor sehingga supply daya terputus.
Pengisian pulsa listrik kedalam smart card menggunakan Portable Terminal yang koneksi dengan Perangkat Lunak Sinkronisasi Dan Billing Sistem yang telah diinstal di Komputer (Master Station).

Pemesanan hubungi dr.osmond di 08128195542 atau 021-68034655

About these ads
Komentar
  1. Deddy mengatakan:

    Ass, sebelumnya nama saya deddy. Mengapa tidak dicoba untuk dipresentasikan ke PLN sebab mungkin bisa menambah Pengetahuan bagi masyarakat Indonesia khususnya PLN

  2. Charles mengatakan:

    Salam kenal, apakah pelanggan PLN seperti saya bisa mengajukan penggantian kwh meter yang lama ke kwh meter yang prabayar ini? dan kwh meter jenis ini sudah dipasang dimana saja?

    • osmondconsulting mengatakan:

      pelanggan PLN sekarang bisa mengajukan penggantian ke PLN dan membeli KWH yang baru di PLN. KWH Meter milik kami tidak di jual untuk pelanggan PLN langsung, melainkan ke pengelola Apartemen, Mall, Pasar, Kost.

  3. abdul aziz mengatakan:

    Apakah produk ini sudah dibuat di Indonesia, dan sudah berapa besar local contentnya ?,tks

    • osmondconsulting mengatakan:

      Produk saya asli indonesia. Sudah di pakai di ribuan pelanggan PLN Indonesia. Tersebar. Produk saya adalah hasil riset Antara PLN, Kementrian RISTEK dan ITB. Sudah Bersertifikasi LMK dari PLN. Teruji Handal.

  4. tarsudin mengatakan:

    pa ada gak yang 3 phase ? untuk maximal arus 125A. saya mau terapkan di apartement.
    mohon no telp spek bisa dikirim ke email saya.

    tksh
    tarsudin

  5. Rusdy Husaini mengatakan:

    Selamat Sore Pak,

    Saya Rusdy, Perusahaan saya bergerak di bidang PCB assembly dan project manufacturing.
    Saat ini kami salah satu sub contract untuk pembuat modul metran listrik.

    kami sangat senang kalau bisa berkenalan dengan Bapak dan bisa menjalin kerjasama dalam produk Bapak.

    Terima Kasih.

  6. YONIX mengatakan:

    Suplay untuk perangkat KWH Meter, menggunakan jaringan Listrik yang ada atau tersendiri……….?
    Pembacaan Kwh meter berdasarkan daya yang digunakan (Watt) ataukah sekedar perkalian antara Ampere yg mengalir dengan Tegangan yang ada (220V)……?

    Seberapa akurasi penghitungan daya listrik jika ternyata tegangan listrik yang ada tidak cukup dari yang seharusnya (kurang dari 220V)….?

    Atas jawabannya sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

  7. fadholi mengatakan:

    saya bekerja di salah satu perusahaan manufactur,perusahaan kami pernah membuat meter listrik digital sekitar 1000 unit,tapi sampe sekarang produksi ya ternyata macet sampe sekarang.mungkin ada perusahaan yang minat untuk bekerjasama dengan perusahaan kami…

  8. hamid mengatakan:

    yang mana lebih untuk pake kwh lama atau yang baru,,,,mohon infonya,,

    • osmondconsulting mengatakan:

      Hematnya Sama saja. KWH Prabayar hanya memudahkan PLN dalam masalah pembayaran Listrik. Jika pelanggan PLN sekarang sudah memakai KWH analog yang lama, biarkan saja. Nggak usah di ganti. Ini hanya di tujukan untuk pelanggan yang baru. Anjuran mengganti KWH biasa ke Prabayar adalah lebih di tujukan ke pengelola Apartemen, Ruko, Pasar, Mall. Jadi lebih memudahkan pengelola dalam pengurusan tagihan. jadi kalau nggak beli pulsa ya salah si penyewa apartemen, maka listrik akan mati sendiri. demikian.

  9. Henry mengatakan:

    Untuk portable terminal dan softwarenya apakah disediakan juga oleh perusahaannya Anda? Kami tertarik dengan produk Anda, bisakah Anda kirimkan penawarannya kepada Kami melalui email Saya

  10. riyan mengatakan:

    Sensor daya dan Sistem pengkondisi signal itu apa ?…..pemilihan transduser yang optimal itu bagaimana..?

    thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s